Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2017

4 Manfaat Media Pembelajaran Menurut Sudhana dan Rivai

Gambar
Media pembelajaran memiliki manfaat yang sangat penting guna memahamkan materi yang bersifat fakta maupun abstrak. Pemilihan media pembelajaran sebaiknya memperhatikan kondisi kelas serta materi beserta tujuan pembelajaran yang akan digunakan. Media pembelajaran sangat mudah dibuat, namun bergantung pada tingkat kreativitas guru yang mengajar. Sudjana & Rivai (Arsyad, 2003:25) mengemukakan manfaat media pengajaran dalam proses belajar siswa, yaitu : Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar Bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh siswa dan memungkinkannya menguasai dan mencapai tujuan pengajaran Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komuniaksi verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga, apalagi kalai guru mengajar pada setiap jam pelajaran Siswa dapat lebih banyak melalukan keiatan belajar sebab tida...

8 Peran Penting Media Pembelajaran Dalam Proses Belajar Mengajar

Gambar
Dalam suatu proses belajar dan mengajar, ada dua unsur penting yang amat penting namun terkadang terlupakan, yaitu metode mengajar dan media pembelajaran. Kedua hal ini saling berkaitan satu sama lainya, pemilihan metode mengajar yang baik akan mempengaruhi pula pemilihan media pembelajaran yang akan dipakai agar sesuai dengan metode mengajar tersebut, namun juga terdapat beberapa hal lain yang harus dipertimbangakan dalam memilih media pembelajaran. Namun disini dapat kita artikan bahwa kegunaan utama dari sebuah media pembelajaran adalah sebagai alat bantu dalam kegiatan belajar mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh seorang tenaga pengajar (Arsyad, 2003:15). Hamalik dalam (Arsyad, 2003:15) mengemukakan bahwa pemakaian media pengajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis t...

4 Manfaat Praktis Media Pembelajaran Menurut Asryad

Gambar
Menggunakan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar sangatlah diperlukan untuk mempermudah proses transfer pengetahuan dari guru kepada siswa. Pada beberapa kegiatan belajar mengajar, media pembelajaran juga bisa meningkatkan motivasi siswa yang secara otomatis akan meningkatkan pretasi belajar siswa. (Arsyad, 2003:26), maka dapat disimpulkan beberapa manfaat praktis dari penggunaan media pengajaran di dalam proses belajar mengajar sebagai berikut : Media pengajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar. Media pengajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar, interaksi yang lebih baik langsung antara siswa dan lingkunganya dan km\emungkinan siswa untuk belajar sendiri-sendiri sesuai denga kemampuan dan minatnya. Media pengajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang dan waktu Obyek atau benda yang terlalu besar untuk ...

5 Faktor yang Dipertimbangkan Dalam Pemilihan Media Pembelajaran

Gambar
Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan suatu media adalah sebagai berikut (Sadiman, 2002:82) : Memilih media harus berdasarkan tujuan instruksional yang ingin dicapai Memilih media harus sesuai karakteristik siswa atau sasaran Memilih media harus disesuaikan dengan jenis rangsangan belajar yang diinginkan (audio, visual, gerak, dll) Memilih media harus disesuaikan dengan keadaan latar atau lingkungan Memilih media harus memahami kondisi setempat, dan luasnya jangkauan yang ingin dilayani.

Perbedaan Antara MENGAJAR dengan MENDIDIK

Gambar
Berbicara tentang pengertian “MENGAJAR” kalau dilihat esesinya dalam proses belajar “MENGAJAR”, sudah menyangkut kegiatan “MENDIDIK”, dalam artian untuk mengantarkan anak kepada tingkat kedewasaanya, baik secara fisik maupun mental. Tetapi dalam uraian berikut ini mencoba membedakan, dengan suatu maksud memberikan suatu penanaman terhadap kenyataan yang kini sedang berkembang. Kenyataan yang dimaksud adalah keadaan proses dan hasil pengajaran di sekolah-sekolah. Sehingga pembedaan ini tidak bersifat esensial dan konseptual. Oleh karena itu maka kata “MENGAJAR” dan “MENDIDIK” akan ditempatkan di antara tanda petik (“……….”) Memang kalau dilihat dari segi asal katanya, keduanya memiliki arti yang sedikit berbeda. ““MENGAJAR”” adalah member pelajaran, semisal pelajaran matematika, member pelajaran bahasa, member pelajaran geografi, agar siswa yang diajar itu mengetahui dan paham tentang bahan yang diajarkan tadi. Sedang ““MENDIDIK” “ adalah memelihara dan member latihan mengenai akh...

Ciri-ciri manajemen berbasis sekolah

Menurut Mulyasa, pada manajemen berbasis sekolah, sekolah di tuntut secara mandiri dalam menggali,mengalokasikan, menentukan prioritas, mengendalikan dan mempertanggungjawabkan pemberdayaan sumber baik kepada masyarakat maupun pemerintah. Supriono dan Ahmad, mengemukakan bahwa ada beberapa ciri-ciri manajemen berbasis sekolah antara lain: Adanya upaya peningkatan peran serta BP3 dan masyarakat untuk mendukung kinerja sekolah. Program sekolah disusun dan di laksanakan dengan mengutamakan kepentingan proses belajar mengajar. Menerapkan prinsip efektifitas dan efisiensi dalam penggunaan sumber daya sekolah (anggaran, personel, fasilitas). Mampu mengambil keputusan yang sesuai dengan kebutuhan, kemampuan dan kondisi lingkungan sekolah walau berbeda dari pola umum atau kebiasaan. Menjamin terpeliharanya sekolah yang bertanggung jawab kepada masyarakat, selain pada pemerintah atau yayasan. Meningkatkan profesionalisme personal sekolah. Meningkatkan kemandirian sekolah...

Efektifitas Manajemen Berbasis Sekolah

1.  Strategi efektifitas manajemen berbasis sekolah Penerapan school based management di Indonesia memerlukan tahapan-tahapan tertentu. Tahapan tersebut sangat di perlukan untuk melihat keterkaitan dengan fasilitas dan persiapan personalia pelaksanaannya. Pentahapan school based manajement ini di tentukan oleh Samani (1990:10) yang dikutip Suryarma (2003), sebagai berikut : a) Tahapan sosialisasi, tahapanini mencakup konsep school based management dan koridor yang berlaku secara nasional serta wilayah kebebasan yang dimiliki sekolah. b) Tahapan piloting, dalam penerapan konsep school based management secara masal terlalu riskan karena wilayah indonesia luas dan tipe sekolah bermacam, seperti tipe penuh, tipe menengah dan tipe minimal. c) Tahapan desimiesi, pada tahap ini adalah melaksanakan desiminesi konsep school based management secara bertahap dan hati-hati, hal in di sebabkan karena karena sekolah sangat banyak, kondisi geografis dan sosial ekonomi masyarakat yang san...

13 Kiat Untuk Guru Guna Menciptakan Kelas yang Efektif Menurut Marion Williams dan Robert L. Burden

Agar pembelajaran berlangsung secara efektif, Nunan (1989) dan Richards (1994) menyarankan agar kegiatan yang dilakukan siswa di dalam kelas itu kondusif, guru hendaknya menyiapkan bahan ajar yang bermakna bagi siswa, memotivasi mereka dalam belajar, dan dapat melibatkan seluruh siswa. Dalam konteks ini, guru sebaiknya bertindak sebagai fasilitator dan model saja (Breen, 1980) atau dalam istilah Canale (1980) “sebagai pencipta suasana yang aktif”. Secara lebih spesifik, Marion Williams dan Robert L. Burden (1997) mengemukakan beberapa kiat untuk menciptakan kelas yang efektif seperti berikut. Menciptakan suasana ruangan kelas yang nyaman dan menyenangkan Mengendalikan kelas ke arah pembelajaran Menyajikan kegiatan yang menarik dan dapat memotivasi siswa Menyediakan suasana yang membuat siswa memahami bahan yang diajarkan Menerangkan secara jelas apa yang harus dilakukan dan diraih siswa Menimbang hal-hal yang diharapkan dari siswa Membantu siswa dalam menghadapi...

3 Karakteristik Utama Manajemen Berbasis Sekolah

Dengan kata lain, jika sekolah ingin sukses dalam menerapkan manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah maka sejumlah karakteristik manajemen peniingkatan mutu berbasis sekolah, menurut Depdiknas, sebagai berikut yang perlu di miliki antara lain : 1.  Input Pendidikan a) Memiliki kebijakan mutu b) sumber daya tersedia dan siap c) Memiliki harapan prestasi yang tinggi 2.  Proses a) Efektifitas belajar mengajar tinggi b) Kepemimpinan sekolah kuat c) Pengelolaan yang efektif tenaga pendidikan d) Sekolah memiiki budaya mutu e) Sekolah memiliki teamwork yang kompak, cerdas dan dinamis f) Sekolah memiliki kewenangan g) Sekolah memiliki keterbukaan (transparasi) manajemen h) Sekolah memiliki kemauan untuk berubah (psikologi dan fisik) i) Sekolah memiliki evaluasi dan perbaikan secara berkkelanjutan j) Sekolah responsive dan antipatif terhadap kebutuhan k) Sekolah memiliki akuntabilitas l) Sekolah memiliki sustainabilitas 3.  Output Output ...

7 Prinsip Utama Dalam Pemilihan Materi Pembelajaran

Materi pembelajaran tentang empat keterampilan berbahasa, kebudayaan, dan berpikir literat hendaknya diseleksi dengan memperhatikan karakteristik siswa dan lingkungan siswa berada. Tujuan pembelajaran yang ingin dicapai melalui materi tersebut. Pemilihan materi pembelajaran hendaknya didasarkan atas prinsip-prinsip berikut ini. Pertama , kebenaran materi. Sangatlah penting bagi para guru untuk membekali anak-anak dengan materi pembelajaran yang benar dilihat segala aspeknya. Guru hendaknya senantiasa berupaya menjauhkan aspek-aspek kekeliruan dari materi pembelajaran. Beberapa kajian psikologis menegaskan bahwa sangatlah sulit melepaskan kekeliruan yang tertanam dalam diri siswa melalui kegiatan pembelajaran. Kedua , kesesuaian materi dengan tingkat intelektual siswa. Materi tidak boleh berada di atas jangkauan penalaran siswa, sehingga menyulitkan mereka dalam memahaminya, dan jangan pula terlampau mudah, sehingga tidak menarik perhatian siswa. Para siswa, misalnya, mengalami k...

7 Pertimbangan dan 5 Penilaian Pengembangan Mutu Pendidikan Bahasa

Di samping itu, kegiatan penilaian ini juga berfungsi pengendali mutu, pendorong dan pemberi motivasi, sebagai wujud tanggung jawab terhadap publik, seleksi dan penjurusan, dan diagnosa atas kelemahan dan keunggulan siswa, program, dan metode. Agar kebijakan yang diputuskan atau tindakan perbaikan yang diberlakukan pada siswa berdasarkan informasi yang diperoleh dari kegiatan pengendalian mutu ini tepat sasaran, maka para penyusun tes bahasa dan kegiatan penilaian atau pengendalian mutu pendidikan bahasa itu hendaknya melakukan beberapa pertimbangan. Di antara pertimbangan itu adalah, Siswa diharapkan mampu berkomunikasi, menampilkan kemahirannya, menciptakan suatu karya, dan melakukan sesuatu dengan menggunakan bahasa asing yang dipelajarinya. Selama proses penilaian, hendaknya terjadi interaksi antara guru dan siswa. Siswa mengetahui kriteria penilaian yang dibuat guru berkaitan dengan pemenuhan kinerja atau kompetensi kebahasaannya . Terdapat sejumlah model dan kesempat...

7 Prinsip Utama Dalam Menyeleksi Materi Pembelajaran

Prinsip-prinsip menyeleksi materi pembelajaran seperti dikemukakan oleh Aziz (1982) tersebut, selanjutnya diorganisasikan menurut landasan dan prinsip-prinsip berikut. Pertama , guru memilih bagian materi yang selaras dengan tingkat intelektual siswa dan dengan alokasi waktu yang tersedia. Kedua , guru memilah materi ini ke dalam beberapa sekuens – tentu saja di antara sekuens tersebut perlu ada perhentian – dan pada akhir dari setiap sekuens hendaknya ada masa yang dimanfaatkan untuk mereviu sekuens sebelumnya. Ketiga ,  hendaknya guru memvariasikan ilustrasi dan contoh, sehingga tampak jelas keuniversilan dan kekokohan teori atau prinsip yang diajarkan. Keempat ,  hendaknya guru memfokuskan diri pada point yang dianggap penting bagi siswa. Dia pun hendaknya beralih secara berangsur-angsur dari point yang satu ke point yang lain. Peralihan hanya dilakukan jika siswa telah mampu mencerna point sebelumnya. Guru jangan hanya mementingkan penjelasan aneka hakikat, tetapi...

Buku KPK Modul Pendidikan Anti Korupsi Untuk Pelajar dan Guru

Gambar
Kumpulan Buku Pendidikan Anti Korupsi ini ditunjukkan untuk para pelajar dan guru, juga untuk masyarakat umum. Bahaya laten korupsi memerlukan perhatian khusus agar bisa musnah sampai ke akarnya. Buku-buku berikut ini bisa anda dapatkan secara gratis dan dalam bentuk PDF. Bentuk digital membuat buku elektronik ini bisa anda bagikan kepada siapapun untuk menyebarkan bahaya korupsi terjadi memang karena ada kesempatan serta adanya niat oleh seseorang. Baik karena kondisi yang memungkinkan maupun adanya paksaan terhadap maupun oleh sesuatu hal. Daftar Buku KPK Modul Pendidikan Anti Korupsi No Nama Buku Paket Penulis Tautan 1  Buku KPK Dongeng Kakek Tulus     PDF 2   Buku KPK Modul Pendidikan Antikorupsi SD / MI Kelas 1     PDF 3  Buku KPK Modul Pendidikan Antikorupsi SD / MI Kelas 2     PDF 4   Buku KPK Modul Pendidikan Antikorupsi SD MI Kelas 3     PDF 5   Buku KPK Modul Pendidik...

Buku Dari Bank Indonesia Tentang Keuangan dan Menabung

Gambar
Buku terbitan dari Bank Indonesia ini sangatlah berguna bagi Anda yang ingin mencoba mempelajari, menerapkan atau bahkan membiasakan menabung. Beberapa buku ditujukan untuk kalangan usia tertentu, namun juga ada yang cocok untuk semua umur. Tergantung Anda hendak menggunakan yang mana. Dikemas dalam bentuk PDF, dengan lisensi gratis untuk penyebarannya. Silahkan lihat tabel di bawah ini bilamana Anda ingin mendapatkannya. Untuk mempermudah prosesnya, silahkan  klik kanan  pada tautan yang tersedia, lalu pilih  save as , kemudian pilih lokasi penyimpanannya. No Nama Buku Paket Penulis Tautan 1  Booklet Financial Inclusion English Version 2014     PDF 2  Buku Saku Keuangan Inklusif 2014     PDF 3  Edukasi Keuangan Untuk Petani Buruh Nelayan Masyarakat di Wilayah Perbatasan     PDF 4  Komik Impian Eduko 2014     PDF 5  Komik Saving Your Happiness     PDF 6  Leaflet TabunganKu Masa D...