Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Keadaan Fisik Air Laut

Gambar
Keadaan Fisik Air Laut Indonesia - Yangkita bahas mencakup Susunan Kimiawi, Salinitas, Suhu atau Temperatur Air Laut, Warna Air Laut, Arus Laut, Gelombang Laut, Pasang Surut, dan Manfaat dan Permasalahan Laut di Indonesia a. Susunan Kimiawi dan Salinitas Air laut Air maritim rasanya asin dan kepahit-pahitan. Hal ini disebabkan air maritim mengandung garam-garaman. Perhatikan Tabel 5.3 mengenai susunan garam-garaman air maritim sebagai berikut. Misalnya, rata-rata kadar garam air maritim 35%, artinya setiap 1 kg air maritim mengandung garam 35 gram. Kadar garam air maritim tidak sama di setiap daerah, factor yang mempengaruhinya ialah : 1) Besar kecilnya penguapan. Semakin besar penguapan air laut, kadar garamnya semakin tinggi. Contoh: Laut Kaspia. 2) Banyak sedikitnya curah hujan. Semakin banyak curah hujan, semakin rendah kadar garamnya. Contohnya, laut-laut di Indonesia. 3) Banyak sedikitnya air tawar dari sungai yang masuk. Masuknya air tawar menimbulkan...

Pola Dan Bentuk Objek Geografi Sesuai Bentang Alam

Gambar
Pola dan Bentuk Objek Geografi Sesuai Bentang Alam - Objek geografi dalam peta mempunyai contoh dan bentuk tertentu. Berikut ini beberapa penafsiran/interpretasi peta. Interpretasi fisis a. Relief Apabila dalampeta tergambar puncak-puncak pegunungan yang saling berdekatan dengan ketinggian yang seragam, sanggup diperkirakan kawasan tersebut bekas dasar bahari yang terangkat ke atas kemudian mengalami abrasi lanjut. b. Hidrografi 1) Pola fatwa sungai yang lurusmenunjukkan kawasan tersebutmerupakan kawasan yang tinggi dan miring. Daerah semacam itu mempunyai gradient sungai yang cukup besar, banyak jeramdan lembah sungaimasih berbentuk V. 2) Pola fatwa sungai yang banyak belokannya memperlihatkan bahwa wilayahnya datar, gradient kecil, dan banyak terjadi abrasi ke samping (lateral). 3) Pola fatwa sungaimeander memperlihatkan wilayahnya sudahmerupakan kawasan yang benar-benar datar, endapan sungai di kiri kanan sungai cukup banyak, baik untuk pertanian tetapi an...

Tenaga Eksogen

Gambar
1)      Pelapukan Pelapukan yakni insiden penghancuran massa batuan, baik secara fisika, kimiawi, maupun secara biologis. Proses pelapukan batuan membutuhkan waktu yang sangat lama. Semua proses pelapukan umumnya dipengaruhi oleh cuaca. Batuan yang telah mengalami proses pelapukan akan bermetamorfosis tanah. Apabila tanah tersebut tidak bercampur dengan mineral lainnya, maka tanah tersebut dinamakan tanah mineral. a)    Faktor-faktor yang menghipnotis pelapukan Keadaan struktur batuan Keadaan topografi Cuaca dan iklim Keadaan vegetasi b)    Jenis-jenis pelapukan Dilihat dari prosesnya, pelapukan dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut: (1)   Pelapukan mekanik Pelapukan mekanik (fisis), yaitu insiden hancur dan lepasnya material batuan, tanpa mengubah struktur kimiawi batuan tersebut. Pelapukan mekanik merupakan penghancuran bongkah batuan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. ...

Lahan Potensial Dan Lahan Kritis Di Wilayah Dataran Pantai, Dataran Rendah Dan Pegunungan

Gambar
Lahan potensial dan lahan kritis tersebar di permukaan bumi ini. Mau tahu dimana saja sebarannya?. Cek di bawah ini: 1. Wilayah Dataran Pantai Lahan potensial di tempat pantai ialah daerah-daerah pantai yang belum dikembangkan secara maksimal. Kehidupan pantai bagi penduduk sangat dipengaruhi oleh keadaan tanah (tanah berpasir atau tanah berawa). Dengan kondisi menyerupai ini, matapencarian penduduk biasanya sebagai nelayan atau bercocok tanam pada lahan pertanian pasang surut. Pantai landai yang diselingi oleh bukit-bukit pasir sanggup dimanfaatkan untuk budi daya tanaman pangan atau sebagai objek wisata/pantai untuk mendukung perekonomian masyarakat setempat. Lahan pantai berawa merupakan endapan lumpur. Tanah bab atas yang agak kering cocok untuk tanaman pangan (padi) sedangkan di tempat air pasang diusahakan pertanian terpadu dan perikanan, jenis lahan ini yang disebut sawah bencah. Tanah endapan lumpur yang selalu berair merupakan tempat tumbuhnya pohon-pohon bakau (h...

Skala Waktu Geologi

Skala waktu Geologi dipakai oleh para mahir geologi dan ilmuwan untuk menjelaskan waktu dan korelasi antar kejadian yang terjadi sepanjang sejarah bumi. Sejarah bumi di bagi ke dalam kurun waktu yang di sebut kurun dan kemudian dibagi ke dalam periode. Dalam Geologi, Kala (Bahasa Inggris : epoch) yakni sekala waktu geologi yang menyusun suatu periode. Kala yang di kenal antara lain yakni : a. Paleosen, Eosen, Oligosen, Miosen, dan Pliosen pada periode Tersier b. Pleistosen dan Holosen pada periode Kuarter Terdapat empat Era dalam sejarah Bumi, yaitu Era Pra-Kambrium, Paleozoik, Mesozoik, dan Senozoik. a. ERA PRA-KAMBRIUM (4,5 Milyar tahun yang lalu) merupakan awal pembentukan kerak bumi yang terus berkembang, pembentukan atmosfer, dan pembentukan hidrosfer. Kehidupan yang paling awal muncul yakni mikro organisme (bakteri dan ganggang) di dalam samudera. b. ERA PALEOZOIK, dibagi kedalam enam periode yaitu : Periode Kambrium, Ordovisium, Silur, Devon, Karbon, dan Perm Periode...

Perairan Laut

Gambar
Perairan Laut - Jenis-Jenis Laut, Kedalaman Laut, Keadaan Fisik Air Laut 1. Jenis-Jenis Laut Ilmu yang mempelajari bahari atau lautan disebut Oseanografi. Objek yang dipelajarinya yaitu mengenai keadaan fisik air bahari tersebut, arus, gelombang, kedalaman, serta pasang naik dan pasang surut. Samudra yaitu bentangan air asin yang menutupi cekungan yang sangat luas, sedangkan bahari yaitu merupakan potongan dari samudra. Permukaan bumi yang ditutupi air samudra mencakup sekitar 70%. Penyebarannya tidak merata di antara belahan bumi utara dan selatan. Belahan bumi utara 60% terdiri atas air permukaan dan 40% daratan, sedangkan belahan bumi selatan 83% terdiri atas air permukaan dan 17% terdiri atas daratan. Di Indonesia perbandingan antara lautan dan daratan yaitu 6:4, jadi lebih luas lautan dibandingkan daratan. Jenis-jenis laut, antara lain sebagai berikut. a. Jenis Laut Menurut Proses Terjadinya 1) Laut Regresi, yaitu bahari yang menyempit pada waktu zaman es...

Sumber Daya Alam Asia Tenggara

Gambar
Sumber Daya Alam Asia Tenggara - Asia Tenggara mempunyai banyak sekali sumber daya alam yang berupa: letaknya yang strategis, materi tambang, hutan, laut, dan tanah. Letak Strategis Asia Tenggara mempunyai letak yang strategis alasannya diapit oleh dua samudra, yaitu Samudra Pasifik di sebelah utara dan timur dan Samudra Hindia di sebelah selatan dan barat. Pelayaran antara dua samudra tersebut harus melewati selat-selat, yaitu Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Bali, dan Selat Lombok sehingga dapatmenambahmasukan negaranegara yang dilaluinya. Selain itu pulau-pulau di Asia Tenggara juga menjadi penghubung negara-negara di Timur Tengah. Afrika, danAsia Selatan dengan negaranegara Asia Timur, Australia, dan Selandia Baru, sehingga kawasan ini sanggup dipakai sebagai tempat transit menyerupai Singapura. Hutan Hutan tersebar di hampir semua negara di Asia Tenggara, kecuali Singapura. Fungsi hutan Asia Tenggara sebagai paru-paru dunia sangat diperhatikan komunita...