Postingan

10 Konsep Dasar Esensial Geografi

Banyak para andal yang menawarkan konsep-konsep perihal geografi, sehingga perlu dibuat konsep dasar bagi perkembangan geografi di Indonesia.Untuk itu, diselenggarakan Seminar dan Lokakarnya Ahli Geografi tahun 1998 yang menghasilkan janji berupa 10 konsep esensial geografi, yakni sebagai berikut: 1. Konsep lokasi Suatu tempat di permukaan bumi mempunyai nilai ekonomi apabila dihubungkan dengan harga. Misalnya: a. Di tempat hambar orang cenderung berpakaian tebal. b. Nilai tanah atau lahan untuk pemukiman akan berkurang apabila berdekatan dengan kuburan, terminal kendaraan umum, atau pabrik sebab kebisingan dan pencemaran. 2. Konsep jarak ( Range) Jarak dihubungkan dengan laba yang diperoleh, sehingga insan cenderung akan memperhitungkan jarak. Misalnya: a. Harga tanah akan semakin tinggi apabila mendekati sentra kota dibandingkan dengan harga tanah di pedesaan. b.Peternakan ayam cenderung mendekati kota sebagai tempat pemasaran, supaya ...

Klasifikasi Gempa Menurut Jenisnya

Gambar
Gempa bumi atau earthquake ialah fenomena alam yang terjadi di kulit bumi. Gempa sanggup dibedakan mcnjadi beberapa Jenis. Pembagian jenis gempa tersebut sanggup didasarkan pada penyebabnya, hiposentrum, bentuk episentrum, jarak eplsentrum, dan letak episentrum. Berdasarkan penyebabnya, gempa sanggup dibedakan menjadi tiga Jenis berikut. Gempa tektonik, yaitu gempa yang mengiringi gerakan tektonik berupa patahan atau pergeseran lapisan batuan (dislokasi). Kekuatan gempa ini biasanya sangat besar dan mencakup areal yang sangat luas. Gempa vulkanik, yaitu gempa yang terjadi sebelum, pada ketika dan mengiringi letusan gunung apl, maupun sesudahnya. Gempa runtuhan (terban), merupakan gempa yang aakan terjadi akhir runtuhnya kepingan dari atas rongga yang ada di dalam litosfer dan juga runtuhnya massa batuan yang mengisi ruang kosong di dalam litosfer. Misalnya saja pada, runtuhnya gua-gua kapur atau terowongan di tempat pertambangan. Hiposentrum atau pusat gempa ialah suatu titik...

Klasifikasi Iklim

Gambar
Klasifikasi Iklim - Tipe Macam Iklim Matahari, Iklim Koppen, Iklim Schmidt – Fergusson, Iklim Oldeman, Iklim F. Junghuhn. Terjadinya kondisi iklim yang bervariasi di muka bumi, disebabkan rotasi dan revolusi bumi, serta adanya perbedaan garis lintang dari setiap region di dunia. Beberapa macam iklim, antara lain sebagai berikut.  1. Iklim Matahari Klasifikasi iklim matahari didasarkan pada banyak sedikitnya intensitas sinar matahari yang diterima oleh permukaan bumi. Tempat-tempat yang lintangnya tinggi lebih sedikit daripada tempat-tempat yang lintangnya rendah. Berdasarkan iklim matahari, bumi dibagi menjadi lima tempat iklim, yaitu sebagai berikut. a. Daerah Iklim Tropis : 0° – 23,5° LU/LS b. Daerah Iklim Subtropis : 23,5° – 40° LU/LS c. Daerah Iklim Sedang : 40° – 66,5° LU/LS d. Daerah Iklim Dingin : 66,5° – 90° LU/LS Materi mengenai Unsur Cuaca dan Iklim berikut mungkin sanggup membantu pemahaman. 2. Iklim Koppen Koppen mencipt...

Glosarium Arti Kata Geografi 2

Glosarium Arti Kata Geografi 2 Untuk mencara kata yang Anda butuhkan, gunakan ctrl + f Antroposfer : lapisan yang ditempati manusia. Antototrof : organisme yang bisa menciptakan atau mensintesis makanannya sendiri. Bioma : bentang lahan yang mempunyai karakteristik khas yang menurut keadaan iklimnya didominasi oleh tumbuhan dan fauna tertentu. Biosfer : tempat atau bab dari permukaan bumi yang sanggup mendukung kelangsungan hidup organisme. Biota : tumbuhan dan fauna yang hidup dalam suatu bioma. Briket : batubara dalam bentuk materi bakar padat. Buffer Zone : zona penyangga yang melindungi sumber daya alam Taman Nasional dari pengaruh yang datangnya baik dari luar maupun dari dalam tempat itu sendiri. Cagar Alam : sebidang lahan yang dijaga untuk melindungi tumbuhan dan fauna yang ada di dalamnya. Carrying Capacity : ukuran kemampuan suatu lingkungan mendukung sejumlah kumpulan atau populasi jenis makhluk hidup tertentu untuk s...

Perkembangan Dan Definisi Ilmu Geografi

Geografi berasal dari bahasa Yunani,  geo  yang artinya bumi, dan  graphein  yang artinya lukisan atau uraian. Jadi, geografi berarti uraian wacana bumi atau ilmu bumi. Selain permukaan bumi dan luar permukaan bumi, objek yang dipelajari dalam geografi yaitu ruang angkasa. Di permukaan bumi, hal-hal yang dipelajari contohnya dilema penduduk, flora, fauna, udara, iklim, dan segala sesuatu yang ada hubungannya dengan bumi. Ilmu geografi mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Bintarto dan Surastopo mencatat empat tahap perkembangan ilmu geografi, yaitu : 1.        Geografi Klasik Priode geografi klasik dimulai pada masa ke -6 hingga masa ke -1 SM. Pelopornya antara lain, Thales, Heraclides, Eratosthenes, Cladius Ptolomeus. Pandangan geografi pada masa ini yaitu mempelajari bentuk dan dimensi suatu daerah, lokasi, serta korelasi antara lingkungan alam dan manusia. 2.        Geografi Abad...

Bentuk Muka Bumi Akhir Proses Diatropisme

Gambar
Sebagaimana telah kita ketahui, muka bumi bukan merupakan satu lempengan berbentuk bulat. Muka bumi terdiri atas beberapa lempengan yang saling bergerak relatif dalam banyak sekali arah. Akibat pergerakan lempeng-lempeng tersebut, maka terjadilah perubahan bentuk muka bumi. Perubahan bentuk muka bumi sanggup terjadi alasannya yaitu kegiatan tektonik atau proses diatropisme. Pergerakan antara lempeng yang satu dengan Iainnya menghasilkan fenomena yang menakjubkan berupa gunung dan pegunungan, kawasan lipatan dan sesar, lembah, dan lain-lain. Perubahan tersebut terjadi alasannya yaitu adanya kegiatan pergerakan lempeng yang saling menumbuk, menjauh, dan saling bergesekan. Dilihat dari kecepatan gerak dan ukuran muka bumi yang terkena efeknya, diatropisme sanggup dibedakan menjadi orogenesa dan epirogenesa. Sementara itu dilihat dari bentuk hasilnya, diatropisme sanggup dibedakan menjadi sesar, lipatan, dan rekahan. Orogenesa berarti proses pembentukan pegunungan. Proses tersebut t...

Materi Osn

KUMPULAN MATERI BEKAL OLIMPIADE KEBUMIAN 1. MINERAL   2. SOAL VULKANISME 3. HUKUM KEPLER 4. MINERAL NON-SILIKAT 5. SALINITAS AIR LAUT 6. BUMI 7. DAUR SIKLUS BATUAN 8. MATAHARI ATAU SOLAR SYSTEM