Demografi
Demografi berasal dari bahasa Yunani yaitu "Demos" yang artinya rakyat atau penduduk dan "Grafein" yang artinya menulis. Makara Demografi yaitu goresan pena atau karangan mengenai rakyat atau penduduk. Istilah Demografi diperkenalkan pertama kali oleh Achille Guillard dalam bukunya yang berjudul "Elements de Statistique Humaine on Demographic Compares " pada tahun 1885.
John Graunt (1620-1674), seorang warga negara Inggris, dikenal sebagai penggagas dalam bidang pencatatan statistik penduduk. Bukunya yang berjudul Natural and Political Observations Mentioned in a Following Index and Made Upon the Bills of Mortality (Graunt, 1662 dalam Iskandar, 1994) sebagian besar berisi analisis mortalitas dan selebihnya mengenai fertilitas, migrasi, perumahan, data keluarga, perbedaan antara kota dan negara, dan jumlah penduduk pria yang berada pada kelompok umur militer. Data yang dipakai dalam analisis kematian dan kelahiran tersebut bersumber dari catatan kematian (The Bills of Mortality) yang diterbitkan secara terpola oleh petugas gereja setiap minggu. Dari hasil penelitiannya itu, Graunt mencetuskan "hukum-hukum" pertumbuhan penduduk.
Jhon Graunt dijuluki sebagai Bapak Demografi lantaran jasa-jasanya dalam melakukan penelitian dan pengumpulan data-data kependudukan.
Demografi berdasarkan Multilingual Demographic Dictionary (IUSSP, 198) yaitu : Demografi mempelajari penduduk (suatu wilayah) terutama mengenai jumlah, struktur (komposisi penduduk) dan perkembangannya (perubahannya)
Philip M. Hauser dan Duddley Duncan (1959) yaitu : Demografi mempelajari jumlah, persebaran, teritorial dan komposisi penduduk serta perubahan-perubahannya dan sebab-sebab perubahan itu, yang biasanya timbul lantaran natalitas (fertilitas), mortalitas, gerak teritorial (migrasi) dan mobilitas sosial (perubahan status).
Donal J Bogue (Principles Of Demografi) 1976, yaitu : Demografi yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari secara statistik dan matematik mengenai besar, komposisi dan distribusi penduduk dan perubahan-perubahan sepanjang masa melalui bekerjanya lima komponen demografi (fertilitas, mortalitas, nuptialitas, migrasi dan mobilitas sosial)
Kesimpulan :
Demografi mempelajari struktur dan proses penduduk di suatu wilayah. Struktur penduduk mencakup jumlah, persebaran dan komposisi penduduk. Struktur penduduk ini selalu berubah-ubah, dan perubahan tersebut disebabkan lantaran proses demografi, yaitu : kelahiran (fertilitas), kematian (mortalitas) dan migrasi penduduk (mobilitas).

Komentar
Posting Komentar
Ada komentar? Saran atau Pendapat? Silahkan sampaikan dengan bijak.
Salam :)