El Nino Dan La Nina
El Nino berasal dari bahasa Spanyol yang artinya bayi laki-laki. Di Indonesia El Nino sanggup mengakibatkan kemarau panjang, kekeringan luar biasa dan kebakaran hutan, sedangkan di Amerika El Nino sanggup mengakibatkan banjir. El Nino tiba setiap dua tahun hingga tujuh tahun sekali. Dalam dunia Meteorologi El Nino yaitu menghangatnya suhu muka maritim di atas rata-rata di kawasan Pasifik Timur dan Pasifik tengah. Peningkatan suhu ini terjadi di pantai barat Peru - Ekuador (Amerika Selatan).
Indonesia mempunyai dua demam isu :
- Musim Kemarau (April s/d September), ini disebabkan, di Australia mempunyai tekanan udara tinggi dan di Asia bertekanan rendah sehingga angin bertiup dari Australia menuju ke Asia. Angin ini bersifat kering lantaran berasal dari gurun pasir di Australia sehingga di Indonesia terjadi demam isu kemarau. Puncak demam isu kemarau terjadi pada bulan Juli s/d Agustus, ini bertepatan dengan demam isu hambar di Australia.
- Musim Hujan ( Oktober s/d Maret), ini disebabkan, di Australia mempunyai tekanan udara rendah dan di Asia mempunyai tekanan udara tinggi sehingga angin bertiup dari Asia menuju Australia. Angin ini banyak mengandung uap air lantaran melewati samudra pasifik dan maritim Cina sehingga di Indonesia mengalami demam isu Hujan. Puncak demam isu hujan pada bulan Desember s/d Februari, ini bertepatan dengan periode demam isu dari Asia (musim dingin).
Panjang atau lamanya demam isu dan jumlah curah hujan dalam satu demam isu tidak selalu sama. hal ini disebabkan lantaran demam isu di Indonesia tidak hanya terbentuk oleh angin muson, namun menerima dampak dari fenomena El Nino dan La Nina. Sehingga pada dikala insiden El Nino berlangsung maka akan berdampak di Indonesia yang mengakibatkan demam isu kemarau bertambah panjang.
La Nina berasal dari bahasa Spanyol yang artinya bayi perempuan. Di Indonesia La Nina sanggup mengakibatkan penambahan intensitas curah hujan sehingga sanggup mengakibatkan banjir. La Nina yaitu mendinginnya suhu permukaan air maritim di bawah rata-rata di kawasan Pasifik Timur dan Pasifik Tengah sekitar kawasan khatulistiwa. Ketika suhu di atas permukaan air maritim di kawasan Pasifik sudah mulai mendingin maka di mulailah insiden La Nina.




Komentar
Posting Komentar
Ada komentar? Saran atau Pendapat? Silahkan sampaikan dengan bijak.
Salam :)