Lingkungan Hidup


Pengertian Lingkungan Hidup
UU No 23 Tahun 1997 perihal pengelolaan lingkugan hidup. Pengertian Lingkungan Hidup ialah kesatuan ruang dengan semua benda dan keadaan makhluk hidup termasuk di dalamnya insan dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan insan serta semua makhluk hidup lainnya

Ahmad (1987:3) mengemukakan bahwa lingkungan hidup ialah sistem kehidupan di mana terdapat campur tangan insan terhadap tatanan ekosistem.


Komponen Lingkungan Hidup

Komponen lingkungan hidup sanggup dibedakan menjadi komponen makhluk hidup (biotik) dan komponen benda mati (abiotik).

a. Biotik

Lingkungan biotik ialah semua benda hidup yang ada di sekitar individu, baik manusia, hewan, dan tumbuhan. Tiap unsur ini berinteraksi satu sama lainnya. Sebagai contoh, kambing akan memakan tumbuhan berupa rerumputan untuk mempertahankan hidupnya, selanjutnya kambing akan dimakan oleh insan sebagai konsumsi protein hewani. Lalu insan akan mengeluarkan sisa pencernaan berupa kotoran yang akan menyuburkan rerumputan tersebut. Lingkungan ini selalu mengalami perubahan, baik secara datang tiba maupun perlahan-lahan. Perubahan ini bekerjasama akrab dengan ekosistemnya yang mempunyai stabilitas tertentu.

Komponen Biotik dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu

  1. Produsen. Secara sederhana diartikan sebagai penghasil makanan. Ia ialah makhluk hidup atau organisme yang menghasilkan makanannya sendiri. organisme yang tercakup dalam kelompok ini ialah tumbuhan yang mempunyai klorofil. Dalam ekosistem darat, tumbuhan sangat diharapkan sebagai sumber kuliner makhluk hidup lainnya. sementara itu dalam ekosistem perairan, organisme dengan klorofil ialah banyak sekali jenis alga juga fitoplankton.
  2. Konsumen. Secara sedeerhana diartikan sebagai pemakai. Kelompok ini meliputi semua organisme yang tak bisa menghasilkan kuliner bagi dirinya sendiri sehingga ia harus mendapat kuliner dari organisme lainnya untuk mempertahankan keberlangsungan hidupnya. Konsumen ini dibagi ke dalam 3 bab yakni : Konsumen tingkat pertama meliputi semua organisme yang mengkonsumsi zat eksklusif dari tumbuhan atau disebut herbivora. konsumen tingkat kedua yakni semua makhluk hidup yang memperoleh kuliner dengan memangsa herbivora tadi atau disebut kaarnivora. terakhir ialah konsumen tingkat ke tiga yakni makhluk hidup yang memangsa konsumen tingkat ke dua.
  3. Pengurai atau Decomposer. Merupakan komponen ekosistem biotik yang sangat berperan dalam hal menguraikan bahan-bahan organis yang muasalnya dari makhluk hidup yang telah mati atau juga hasil pembuangan sistem pencernaan makhluk hidup. Organisme pengurai ini cukup penting alasannya ialah ia menjaga stabilitas ekosistem dengan mengurai zat-zat buangan tersebut sehingga diserap oleh tanah dan menjadi unsur hara bagi perkembangan tumbuhan.

b. Abiotik
Lingkungan ini ialah segala benda mati dan keadaan fisik yang ada di sekitar kita, contohnya sinar matahari, suhu dan kelembapan, batu-batuan, tanah mineral, air, udara dan lain-lain.

Komponen atau kelompok lingkungan nonbiotik saling berinteraksi satu sama lainnya sebagai teladan apabila di suatu wilayah kekurangan suplai sinar matahari, maka di daerah tersebut akan mendapatkan  kelembapan yang tinggi. Akibatnya, suhu di wilayah tersebut menjadi rendah. Komponen lingkungan fisik juga akan berinteraksi dengan lingkungan biotik, contohnya insan dalam bercocok tanam akan selalu memupuk tanahnya semoga tumbuhan tersebut hidup subur, apabila curah hujan kurang akan memperlihatkan pengaruh terhadap persediaan air bagi manusia, hewan, dan tumbuhan.

Ekosistem terdiri atas dua komponen, yaitu

1.      Komponen Autotrofik
yaitu makhluk hidup yang bisa menyediakan kuliner sendiri (mengubah sendi zat-zat anorganik menjadi zat organik dengan proteksi sinar matahari dan hijau daun atau klorofil. Contoh : rumput, daun hijau

     2.      Komponen Heterotrofik

yaitu makhluk hidup memanfaatkan bahan-bahan organik yang telah tersedia sebagai materi makananya, lantaran ia tidak sanggup menciptakan kuliner sendiri. Contoh : manusia, binatang dan jasad renik

Rantai Makanan


Aliran Energi

Siklus Biogeokimia Air


Siklus Biogeokimia Karbondioksida dan Oksigen


Jawab pertanyaan berikut ini
1. Apakah maksud dari campur tangan insan terhadap tatanan ekosistem
2. Jelaskan maksud dari pemikiran energi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konsep Dasar Penginderaan Jauh

Komposisi Susunan Penduduk Menurut Pendidikan

Sejarah Geografi Dan Tokoh Geografi