Sejarah Kehidupan Di Muka Bumi
Beberapa teori yang mendukung sejarah terjadinya bumi dan peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi antara lain :
1. Teori Malapetaka
Teori ini dikemukakan oleh Baron Geoges Cuvier. Ia beropini bahwa tumbuhan dan fauna dari tiap zaman itu berjalan tidak berubah, dan sewaktu terjadinya revolusi maka hewan-hewan ini musnah. Sesudah malapetaka tadi muncul binatang dan tumbuhan gres sehingga teori ini lebih umum disebut Teori Malapetaka.
2. Teori Uniformtarisma
Teori ini dicetuskan oleh James Hutton, teori ini berbunyi "The Present is The Key to The Past", yang berarti insiden kini yaitu cerminan atau hasil dari insiden pada zaman dahulu, sehingga segala insiden alam yang kini terjadi dengan prosedur yang lambat dan proses yang berkesinambungan seragam dengan proses-proses yang kini sedang berlangsung. Hal ini menjelaskan bahwa rangkaian pegunungan-pegunungan besar, lembah serta tebing curam tidak terjadi oleh suatu malapetaka yang tiba-tiba, akan tetapi oleh proses alam yang berjalan dengan sangat lambat.
Yang sanggup disimpulkan dari teori ini yaitu :
Berdasarkan pengamatan Nicolaus Steno, ia mengemukakan tiga prinsip dasar pengendapan yang lebih dikenal sebagai Hukum Steno :
a. Hukum Superposisi
yang menyatakan bahwa secara normalnya, batuan yang berada pada lapisan bawah yaitu batuan yang lebih bau tanah dibandingkan lapisan atasnya. Terkecuali kalau terjadi beberapa hal ibarat intrusi batuan beku.
b. Hukum Horizontalitas
Pada awalnya, sedimen terendapkan secara mendatar. Jika perlapisan batuan tersebut miring, patah, terlipat berarti batuan tersebut telah mengalami deformasi (pergerakan)
c. Hukum Kemenerusan Lateral (Lateral Continuity)
Yang menyatakan bahwa pengendapan batuan sedimen menyebar secara mendatar, hingga menipis atau menghilang pada batas dimana ia diendapkan. selain itu juga, kita sanggup mengidentifikasikan apakah lapisan batuan tersebut terbentuk pada masa yang sama. Yaitu dengan cara korelasi fosil yang ditemukan pada batuan tersebut.
Materi Selanjutnya :
Skala waktu Geologi
1. Teori Malapetaka
Teori ini dikemukakan oleh Baron Geoges Cuvier. Ia beropini bahwa tumbuhan dan fauna dari tiap zaman itu berjalan tidak berubah, dan sewaktu terjadinya revolusi maka hewan-hewan ini musnah. Sesudah malapetaka tadi muncul binatang dan tumbuhan gres sehingga teori ini lebih umum disebut Teori Malapetaka.
2. Teori Uniformtarisma
Teori ini dicetuskan oleh James Hutton, teori ini berbunyi "The Present is The Key to The Past", yang berarti insiden kini yaitu cerminan atau hasil dari insiden pada zaman dahulu, sehingga segala insiden alam yang kini terjadi dengan prosedur yang lambat dan proses yang berkesinambungan seragam dengan proses-proses yang kini sedang berlangsung. Hal ini menjelaskan bahwa rangkaian pegunungan-pegunungan besar, lembah serta tebing curam tidak terjadi oleh suatu malapetaka yang tiba-tiba, akan tetapi oleh proses alam yang berjalan dengan sangat lambat.
Yang sanggup disimpulkan dari teori ini yaitu :
- Proses-proses yang terjadi di alam berlangsung secara berkesinambungan.
- Proses-proses alam yang terjadi kini merefleksikan proses yang terjadi pada masa lampau dengan intensitas yang berbeda.
Berdasarkan pengamatan Nicolaus Steno, ia mengemukakan tiga prinsip dasar pengendapan yang lebih dikenal sebagai Hukum Steno :
a. Hukum Superposisi
yang menyatakan bahwa secara normalnya, batuan yang berada pada lapisan bawah yaitu batuan yang lebih bau tanah dibandingkan lapisan atasnya. Terkecuali kalau terjadi beberapa hal ibarat intrusi batuan beku.
b. Hukum Horizontalitas
Pada awalnya, sedimen terendapkan secara mendatar. Jika perlapisan batuan tersebut miring, patah, terlipat berarti batuan tersebut telah mengalami deformasi (pergerakan)
c. Hukum Kemenerusan Lateral (Lateral Continuity)
Yang menyatakan bahwa pengendapan batuan sedimen menyebar secara mendatar, hingga menipis atau menghilang pada batas dimana ia diendapkan. selain itu juga, kita sanggup mengidentifikasikan apakah lapisan batuan tersebut terbentuk pada masa yang sama. Yaitu dengan cara korelasi fosil yang ditemukan pada batuan tersebut.
Materi Selanjutnya :
Skala waktu Geologi
Komentar
Posting Komentar
Ada komentar? Saran atau Pendapat? Silahkan sampaikan dengan bijak.
Salam :)