Tekanan Udara
Faktor kedua yang menghipnotis dinamika cuaca yakni tekanan udara, yaitu tenaga yang bekerja untuk menggerakkan massa udara dalam satuan wilayah tertentu dari suatu tempat ke tempat lainnya. Alat yang dipakai untuk mengukur tekanan udara di suatu tempat dinamakan Barometer. Pada peta cuaca, daerah-daerah yang mempunyai tekanan udara sama dihubungkan dengan garis-garis konsentris yang dinamakan isobar. Perbedaan tekanan udara di banyak sekali wilayah di muka Bumi mengakibatkan terjadinya gerakan massa udara dari tempat bertekanan tinggi ke tempat yang bertekanan rendah. Pola gerakan udara sanggup dibedakan menjadi tiga, yaitu adveksi, konveksi, dan turbulensi.
Adveksi adalah gerakan udara yang arahnya mendatar atau horizontal.



Komentar
Posting Komentar
Ada komentar? Saran atau Pendapat? Silahkan sampaikan dengan bijak.
Salam :)