Glosarium Bank Pengertian Geografi 1


Antiklin : bab yang terangkat dan merupakan punggungan di tempat lipatan, diapit oleh sinklin.

Asteroid : benda langit yang ukurannya lebih kecil dari planet dan sebagian besar beredar di antara lintasan Yupiter dan Mars, dinamakan juga planetoid.

Aurora : pancaran cahaya sebagai hasil proses yang terjadi pada lapisan atas atmosfer.

Backwash : arus balik air laut, seolah arus (swash) yang berasal dari pecahan gelombang di pantai mencapai batas alirannya.

Batolit : massa batuan beku dalam yang berukuran besar terjadi dari butiran hablur mineral yang kasar.

Biosfer : semua makhluk hidup serta bab bumi tempat hunian makhluk hidup itu, yaitu bab bawah atmosfer, bab paling atas litosfer, dan seluruh bab hidrosfer.

Bom : batuan produk vulkanik berbutir besar, berasal dari magma yang terlempar saat gunungapi meletus dan membeku di luar. Produk vulkanik lain berturut-turut semakin kecil ialah lapilli, pasir vulkanik, dan bubuk vulkanik. Berbagai produk vulkanik tersebut dinamakan juga eflata atau piroklastik.

Breaker : pecahan gelombang bahari di pantai alasannya ialah bab bawah gerakan air tersebut bertabrakan dengan dasar laut.

Continental Drift : pergeseran horizontal benua-benua yang mengakibatkan perubahan letak satu benua terhadap benua yang lain.

Continental Shelf : bab benua yang tergenang bahari merupakan dasar bahari yang dalamnya kurang dari 200 meter.

Ekstrusi : proses penyerapan magma melalui lapisan litosfer hingga ke permukaan bumi.

Elongasi : sudut yang diapit garis penghubung bumi-matahari dan bumi-planet.

Episentrum : titik di permukaan bumi sempurna di atas hiposentrum tempat gelombang permukaan mulai dirambatkan.

Erosi : proses pelepasan dan pemindahan massa batuan secara alami dari satu tempat ke tempat lain oleh suatu tenaga yang bergerak di atas permukaan bumi.

Fohn : nama umum untuk angin turun yang kering dan panas.

Geosentrik : pandangan yang dikemukakan oleh Aristoteles (350 SM) dan kemudian dikembangkan oleh Ptoleumaeus (140 M) yang menyatakan bahwa bumi sebagai pusat, semua benda langit beredar mengelilingi bumi.

Geyser : sumber air panas yang memancar sebagai tanda-tanda pascavulkanik.

Gletser : ajaran es pada palung berbentuk U di tempat yang bersuhu kurang dari 0°C.

Graben : bab yang turun di tempat patahan berdampingan dengan horst.

Heliosentrik : pandangan yang dikemukakan oleh Nicolaus Copernicus (1973) yang menyatakan bahwa matahari sebagai sentra bagi planet-planet yang beredar mengelilinginya.

Hidrosfer : lapisan air di bumi terdiri atas perairan darat (air tanah, sungai, danau) dan perairan laut.

Horst : bab yang terangkat di tempat tektonik patahan bersebelahan dengan slenk atau graben.

Inferior : planet-planet yang lintasannya di sebelah dalam bundar lintasan bumi, yaitu Merkurius dan Venus.

Isobar : garis pada peta yang menghubungkan titik-titik dengan tekanan yang sama.

Isohyet : garis pada peta yang menghubungkan titik-titik dengan tingkat curah hujan yang sama.

Isohyps : garis pada peta yang menghubungkan titik-titik dengan ketinggian yang sama dari permukaan laut.

Isoterm : garis pada peta yang menghubungkan titik-titik dengan suhu yang sama.

Jagat Raya : angkasa luar tempat tinggal dan pergerakan semua benda langit yang ada.

Kaldera : kepundan gunungapi yang sangat luas, merupakan lembah yang relatif datar dikelilingi tepi kepundan yang curam. Terjadi alasannya ialah ledakan vulkanik yang besar lengan berkuasa diikuti robohan tepi kepundan ke dalam lubang kepundan.

Kerak Bumi : bab paling luar litosfer terdiri atas batuan dengan berat jenis yang relatif kecil.

Kromosfer : bab matahari di sekeliling fotosfer di sebelah dalam korona.

Komet : bintang berekor yang terdiri atas kepala dan ekor.

Konjungsi : kedudukan planet atau bulan dilihat dari bumi searah dengan matahari.

Lahar : ajaran lumpur yang mengangkut material vulkanik dari lereng gunungapi alasannya ialah ajaran air hujan (lahar hujan) atau ajaran air danau kepundan bercampur magma.

Lapili : benda vulkanik berbentuk kerikil lebih besar dari pasir vulkanik dan bubuk vulkanik, tetapi lebih kecil dari bom.

Lava : magma yang telah hingga ke permukaan bumi.

Litosfer : lapisan bumi yang paling luar, terletak di atas astenosfer, mencakup kerak dasar samudra dan kerak benua yang berbentuk lempeng.

Loes : tanah halus yang terbang ditiup angin dari gurun.

Magma : batuan cair pijar yang terjadi dari banyak sekali mineral yang terdapat di dalam dapur magma dan menjadi batuan beku sesudah mengalami pendinginan.

Masswasting : proses perpindahan massa batuan dan tanah dalam volume yang besar alasannya ialah adanya imbas gravitasi.

Meander : kelokan setengah bundar pada alur sungai yang terjadi alasannya ialah abrasi di bab luar dan sedimentasi pada bab dalam kelokan sungai.

Meteor : batuan yang berasal dari angkasa luar yang menyala pijar saat memasuki atmosfer bumi jawaban gesekannya dengan atmosfer.

Nebula : benda langit ibarat gumpalan awan terdiri atas gas dan debu yang terdapat di antara bintang-bintang.

Orogenesa : pembentukan pegunungan.

Orografik : hujan yang terjadi alasannya ialah angin berair terhalang pegunungan sehingga angin tersebut naik dan hujan turun di lereng tempat angin itu naik.

Revolusi : gerakan bumi berputar pada sumbunya dengan arah negative (barat-timur) dalam periode satu hari sideris (23 jam 56 menit).

Seismograf : alat pencatat gempa.

Tata Surya : susunan benda langit yang terdiri atas sebuah matahari, planet,  satelit, komet, dan meteor. Tektonik

Lempeng : teori wacana kedudukan, pergerakan, interaksi, dan perusakan lempeng-lempeng.

Teleskop : teropong yang dipakai untuk mengamati benda langit.

Umbra : kerucut bayang-bayang gelap bulan atau bumi pada bab belakang benda langit tersebut terhadap matahari.

Zodiak : susunan dua belas rasi bintang sepanjang ekliptika, yaitu Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricornus, Aquarius, dan Pisces.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konsep Dasar Penginderaan Jauh

Komposisi Susunan Penduduk Menurut Pendidikan

Sejarah Geografi Dan Tokoh Geografi